Inilah Ide Pabrikan Mobil Untuk Menghemat BBM

Pada jaman dahulu, untuk memiliki mobil yang efisien harus memakai mobil kecil dengan mesin berukuran mini. Jangan harapkan ada performa baik atau kenyamanan. Intinya mendapatkan irit harus dengan mengorbankan seluruh hal lainnya.

Sekarang berbeda. Pengalaman berpuluh tahun membuat mobil dipadu majunya teknologi material maupun elektronik membuat para insinyur lebih bebas menelurkan ide gila. Sementara ide katup variabel sudah dianggap usang dan biasa, inilah ide-ide radikal dalam penghematan BBM yang kini sudah ada di pasaran. Beberapa diantaranya:
   

Hybrid
Hybrid memadukan mesin konvensional dengan listrik untuk menghasilkan pengendaraan efisien sembari menambah performa. Ambil contoh Camry 2.5 Hybrid yang kehematan maupun performanya lebih baik dibanding versi 2.5 biasa.

Saat ini hybrid dikawinkan lagi dengan mobil listrik murni yang menghasilkan hybrid plug-in. Intinya seperti hybrid biasa, namun dilengkapi baterai lebih besar serta fasilitas pengisian listrik dari soket di rumah. Alhasil mobil bisa dijalankan tanpa mesin bensinnya hingga puluhan kilometer sebelum kembali ke mode hybrid biasa.

Atkinson Cycle
Ini adalah modifikasi dari mesin 4 langkah. Atkinson cycle memiliki langkah isap dan kompresi lebih pendek, dengan langkah usaha serta langkah buang normal. Artinya ia membakar lebih sedikit BBM dengan ekspansi tenaga mendekati normal. Keuntungannya mesin jadi lebih irit, tapi kerugiannya rentang tenaga mesin berada di putaran lebih sempit.

Baru-baru ini Lexus berhasil mengawinkan mesin siklus Atkinson dengan Otto secara brilian. Di saat berjalan konstan, mesin akan menjalankan pembakaran secara siklus Atkinson, begitu membutuhkan akselerasi kuat langsung berpindah ke siklus normal. Semuanya dicapai dengan mengubah puluhan komponen dari mesin konvensional.

Eco Mode
Hingga saat ini, cara berkendara memang memegang peranan penting dalam mengurangi konsumsi BBM. Tapi tidak sepenting di masa lalu lagi. Itu karena sekarang sudah banyak mobil yang menggunakan moda eco alias eco mode.

Tinggal memencet sebuah tombol, maka karakter mesin serta transmisi diubah oleh komputer untuk mengefisiensikan pemakaian BBM. Responsivitas dikurangi, serta perpindahan gigi dilakukan lebih cepat. Bahkan di beberapa mobil premium seperti Infiniti misalnya, eco mode sanggup mengintervensi injakan pedal gas dan melakukan sedikit perlawanan di kaki ketika injakan pedal kita dinilai terlalu dalam.


Coasting
Pengereman mesin alias engine brake memang berguna untuk mengurangi kinerja rem. Tapi setelah itu itu kita akan membutuhkan usaha untuk mengembalikan kecepatan semula.

Kini ada teknologi baru yang dinamai Coasting oleh BMW. Jadi saat kita melepas gas, hubungan mesin dengan roda diputus total, bagaikan kita menginjak kopling di mobil manual. Mobil pun meluncur lebih lancar tanpa kekurangan kecepatan drastis. Ini berguna saat berkendara di tol dan Anda bisa melepas gas lebih awal ketika hendak mengurangi laju. Tentu saja Coasting hanya berfungsi di mode eco ketika pengiritan BBM menjadi prioritas.