Mobil Terbaru: Fitur Baru di Toyota Innova Venturer


Mobil Terbaru: Toyota Innova Venturer

Toyota Indonesia akhirnya meluncurkan Toyota Kijang Innova Venturer yang menjadi varian tertinggi Toyota Kijang Innova di tanah air. Toyota melakukan tambahan aksesori-aksesori mulai dari body kit depan, side skirt samping hingga body kit belakang. Dan di tiap body kit tersebut, tidak lupa aksen-aksen chrome disematkan agar terlihat lebih mewah. Untuk memberikan kesan crossover look, Innova juga mendapatkan body kit bagian terbawahnya berwarna hitam plastik ditambah sebuah over fender berwarna hitam pula.

Pada bagian depan, Toyota Innova Venturer mendapatkan treatment khusus, lower grille-nya mendapatkan warna piano black ditambah dua buah aksen chrome di bagian samping kanan-kiri. Velg-nya kini berwarna hitam mengkilap, aksen-aksen berwarna gelap pada body kit, grille. Toyota Innova Venturer ini juga punya pintu belakang dengan garnish plat nomor berwarna hitam dan logo Venturer yang besar di bagian kanan bawah mobil ini.

Masuk ke dalam interiornya, kita akan menemukan kursi tengah captain seat baik untuk mesin bensin dan mesin diesel. Toyota Kijang Innova Venturer ini sudah menggunakan kursi berbahan kulit dimana Toyota menyebutkan sebagai Premium Leather Seat. Soal safety, mobil ini juga sudah mendapatkan fitur safety yang lebih lengkap dari Fortuner, sebut saja VSC, HSA, 7 Airbags dan kursi ISOFIX. Semua fitur-fitur keselamatan yang ada di Innova Q Diesel AT ini ada semua di Innova Venturer.


Toyota memberikan semua pilihan mesin dan transmisi bagi Toyota Kijang Innova Venturer. Dan untuk harga mulai dari bensin dibanderol dengan harga 386.3 juta untuk Manual Transmisi dan 406.4 juta untuk Automatic. Kemudian untuk mesin GD Engine diesel yang sangat dibanggakan itu dibanderol dengan harga mulai dari 424.2 juta Rupiah untuk manual dan 445.6 juta untuk AT. Selisih harga antara versi bensin dan diesel cukup lumayan karena terpaut sekitar 40 juta.

Sejarah Klakson Pada Mobil


Klakson Mobil

Klakson berasal dari klazo yang berarti menjerit diambil dari bahasa Yunani. Miller Reese Hutchison pada mulanya membuat klakson elektrik bertenaga listrik yang dipasang di mobil pribadinya pada tahun 1908. 

Klakson tersebut kemudian dibeli oleh perusahaan suku cadang Lovell McConnell Manufacturing Co yang berasal dari Amerika Serikat yang kemudian memetenkan klakson itu dengan memberinya merek Klaxons.

Pada mulanya sumber tenaga dari klakson tersebut berasal dari sel baterai kering berdaya 6 volt dan pada tahun 1911 diperkenalkan arus listrik yang dapat diisi ulang menggunakan media sebuah baterai. 

Saat ini, ada dua jenis klakson yang dijual di pasaran, yakni klakson listrik dan klakson angin. Klakson listrik biasa dipasang pasa sepeda motor dan mobil. Sementara klakson angin dipasang pada kendaraan besar seperti bus dan truk.

Diciptakan atau diadakannya klakson adalah sebagai tanda peringatan terhadap kendaraan lain dan sebagai alat identifikasi bagi pihak lain untuk mengetahui keberadaan atau kehadiran sebuah kendaraan. 

Tingkatan kekerasan suara pada setiap kendaraan berbeda, biasanya kendaraan yang memiliki ukuran kecil, bunyi klakson akan kecil pula, sedangkan kendaraan yang besar akan memiliki bunyi klakson yang keras.

Sebuah klakson mobil juga dapat terdengar sebagai sebuah tanda atau identitas. Banyak mobil mewah memiliki klakson yang terdengar halus sementara klakson pada mobil pick up misalnya terdengar cempreng. 

Setiap moda transportasi telah memiliki ciri khas bunyi klakson masing-masing. Sebagai contoh, klakson pada kereta api tentu akan berbeda dengan klakson yang ada pada sebuah kapal laut maupun sebuah bus.

Test Drive: Toyota Grand New Avanza

Beberapa hari yang lalu Grand New Avanza resmi diluncurkan. Secara tampilan memang jauh berbeda dengan tipe sebelumnya. Terutama bagian depan, bumper dengan gril besar dikombinasi dengan spoiler yang menyatu dengan bumper membuat terlihat lebih elegan. 


Sementara bagian belakang hanya terjadi perubahan pada rear lamp yang ditambah ‘mata kucing’ agar kelihatan lebih lebar. Di atas dudukan pelat nomor ada pelat garnis baru bernuansa krom. 

Mengusung mesin tipe 1NR-VE (1.3L) 4 silinder, 16 valve, DOHC, dual VVT-i. Mampu menyemburkan tenaga 96,5 dk di putaran 6.000 rpm dengan torsi maksimum 12,3 kgm di 4.200 rpm. Mesin suaranya terdengar halus saat dinyalakan.

Untuk yang versi transmisi matik sudah menerapkan teknologi drive by wire. Jadi pedal gas tidak dihubungkan dengan kabel ke mesin, tetapi sudah wireless. Menggunakan sensor di pedal yang mengirim sinyal ke sensor di mesin. 

Ketika di jalan suasana kabin memang terasa lebih senyap. Suara dari luar bisa direduksi dengan baik. Hal ini berkat penambahan peredam di lantai dan bodi GNA. Demikian juga dengan penggunaan gardan desain baru, ikut mengurangi noise yang masuk ke kabin. Satu lagi, karet pintu sudah menggunakan model balon. 
Kaki-kaki baru ternyata memiliki bantingan sedikit agak keras saat melewati jalan berlubang. Tetapi saat di jalan mulus mobil jadi lebih stabil, demikian pula saat diajak bermanuver melalui jalan berliku. 

Untuk warna Grand New Avanza memiliki 8 pilihan dengan 4 waarna baru. Ada Nebula Blue, Dark Brown Mica Metallic, Dark Red Mica Metallic dan Grey Metallic. Sedangkan Grand New Veloz tersedia 4 pilihan warna dengan 1 warna baru, yaitu Dark Red Mica Metallic.

Inilah Rahasia Pembuatan Mobil Murah

Secara garis besar, mobil terbagi dalam 3 bagian, yakni mesin, bodi, dan interior. Dari situlah dilakukan pengembangan-pengembangan.

Mesin
Biaya terbesar pengembangan mobil adalah mesin. Makanya Daihatsu melakukan banyak inovasi pada mesin berkode 1KR-DE ini. Salah satunya adalah dengan menyatukan exhaust manifold dalam kepala silinder. Catalytic converter (CC) dibuat lebih kecil dan posisinya lebih dekat ke mesin, sehingga tidak memerlukan pemanas agar dapat mencapai suhu kerja.    

Filter oli Ayla disatukan dengan blok silinder. Selain itu, material rumah penampung oli diganti dari aluminium menjadi pelat biasa. Biaya permesinan pelat besi lebih murah dari aluminium. Itupun dengan kekuatan menahan benturan lebih baik.
 
Tutup kepala silinder Ayla diganti dari besi menjadi plastik PVC. Termasuk jumlah baut pengikat kepala dan blok silinder dikurangi dari 15 buah menjadi 13 buah. Tentu dengan tetap memperhitungkan kualitas.

Kecuali Honda Brio Satya, se­­mua produk LCGC tanpa tek­no­logi katup variabel. Obyektif utamanya adalah menekan bia­ya produksi. Positifnya, mesin men­jadi lebih kompak, ringan, dan efektif dalam menghasilkan tenaga.

Pendekatan pada mesin bisa berbeda antar pabrikan. Seperti Datsun GO dan GO+ yang menggunakan mesin Nissan March. Namun cost reduction tidak bisa lepas dari parameter utama, yaitu tenaga, torsi, noise vibration harsh (NVH), dan konsumsi BBM.

Bodi
Toyota-Daihatsu Agya-Ayla mengaplikasikan material High Tensile Strong Steel Sheet sebagai panel bodi. Bahan ini lebih ringan 40% dari baja biasa dan lebih ta­han karat. Makanya, proses anti karat juga dapat dikurangi.

Profil bodi dibuat lebih minimalis dan tanpa guratan tajam. Upaya tersebut membuat proses permesinan menjadi lebih simpel dan cepat. Cost untuk tools dan produksi dapat dihemat.

Bodi termasuk kaki-kaki tidak mendapatkan banyak sentuhan karena berkaitan dengan safety. Makanya teknologi bodi GOA ala Toyota masih diterapkan. Sedikit sentuhan ada di power steering elektrik yang hemat komponen mekanis ketimbang hidraulis. Ter­masuk wiper tunggal pada GO.

Interior
Hal terpenting yang harus dipenuhi adalah kebutuhan dasar pemilik mobil. Salah satu pendekatan APM adalah dengan mengeluarkan model basic dengan fitur ‘secukupnya’.

Daihatsu Ayla tipe D paling irit karena tanpa foglamp, power steering, power window, audio, dan AC. Sementara Datsun GO hanya menyediakan dongle untuk koneksi dengan gadget. GO juga tidak dilengkapi kunci bagasi. Ketiganya menggunakan pelek besi dan rumah spion hitam. Bahkan Ayla dan Suzuki Karimun Wagon R bumpernya dicat hitam.

Panel pintu juga dibuat ringkas tanpa banyak lekukan. Mirip mobil di era 1980-1990an. Bahan plastik mendominasi kabin. Sementara dasbor dipangkas jarak­nya dari kaca depan. Keuntungan lainnya, kabin terasa lega.

Anda melihat instrumen digital lebih canggih ketimbang analog? Jawabannya bisa ya. Tapi panel instrumen digital juga mampu menekan biaya produksi karena mengurangi komponen mekanis. Makanya, selain kecepatan dan putaran mesin, info lain dibuat digital.

Jangan remehkan biaya pro­duksi bangku mobil. Karena selain kenyamanan, kepraktisan, dan estetika, faktor safety memegang peran sangat penting dalam proses pembuatan jok.
Meski mobil LCGC bahan bangkunya terlihat biasa saja, tapi sudah melalui tahap peng­ujian terhadap goresan, api, dan air.

Upaya mengurangi biaya produksi dilakukan pada desain bangku yang cenderung rata, baik pada alas ataupun sandar­an. Penggunaan busa berkurang dan proses pembuatan kian ringkas.

Cermati Hal Ini Sebelum Pakai Mobil Rental

Jenis kebutuhan menyewa mobil bisa berbeda-beda, misal ingin tamasya ke luar kota bersama keluarga, kurang cocok pakai sedan karena daya tampung terbatas, maka pinjam MPV atau SUV. Beda lagi kalau buat kendaraan pengantar pengantin, nah kalau ini paling diincar sedan mewah.
 
Apapun jenis mobil yang diinginkan, peminat setidaknya harus mengerti apa saja yang mesti dipahami sebelum menggunakan mobil rental. 
 
Berikut tips ringan yang bisa diikuti saat ingin meminjam mobil sewaan.

1. Tentukan perusahaan penyedia jasa sewa mobil yang sudah dikenal dan terpercaya. Tanyakan juga soal asuransi penumpang sekaligus mobil.

2. Pahami perjanjian sewa, apa yang boleh dilakukan, dan hindari yang tidak diperbolehkan.

3. Pilih mobil yang sesuai kebutuhan seperti kapasitas penumpang (sedan, MPV, SUV,  atau bus), mesin, transmisi (manual atau matik), sesuaikan dengan dana yang tersedia.

4. Pastikan kelengkapan kendaraan tersedia, seperti STNK, kunci, ban cadangan, P3K, dan yang lain.

5. Periksa kondisi fisik mobil, bandingkan dengan STNK (pelat nomor, warna, dan model), periksa juga kondisi pelek dan ban, sistem penerangan, klakson, dan alat keamanan seperti kunci stir dan alarm. Selain untuk keselamatan, pemeriksaan perlu agar terhindar dari klaim kerusakan yang tidak kita lakukan.

Kenali rute perjalanan yang dipilih dan cari informasi lokasi bengkel servis sesuai merek mobil.

Inilah Ide Pabrikan Mobil Untuk Menghemat BBM

Pada jaman dahulu, untuk memiliki mobil yang efisien harus memakai mobil kecil dengan mesin berukuran mini. Jangan harapkan ada performa baik atau kenyamanan. Intinya mendapatkan irit harus dengan mengorbankan seluruh hal lainnya.

Sekarang berbeda. Pengalaman berpuluh tahun membuat mobil dipadu majunya teknologi material maupun elektronik membuat para insinyur lebih bebas menelurkan ide gila. Sementara ide katup variabel sudah dianggap usang dan biasa, inilah ide-ide radikal dalam penghematan BBM yang kini sudah ada di pasaran. Beberapa diantaranya:
   

Hybrid
Hybrid memadukan mesin konvensional dengan listrik untuk menghasilkan pengendaraan efisien sembari menambah performa. Ambil contoh Camry 2.5 Hybrid yang kehematan maupun performanya lebih baik dibanding versi 2.5 biasa.

Saat ini hybrid dikawinkan lagi dengan mobil listrik murni yang menghasilkan hybrid plug-in. Intinya seperti hybrid biasa, namun dilengkapi baterai lebih besar serta fasilitas pengisian listrik dari soket di rumah. Alhasil mobil bisa dijalankan tanpa mesin bensinnya hingga puluhan kilometer sebelum kembali ke mode hybrid biasa.

Atkinson Cycle
Ini adalah modifikasi dari mesin 4 langkah. Atkinson cycle memiliki langkah isap dan kompresi lebih pendek, dengan langkah usaha serta langkah buang normal. Artinya ia membakar lebih sedikit BBM dengan ekspansi tenaga mendekati normal. Keuntungannya mesin jadi lebih irit, tapi kerugiannya rentang tenaga mesin berada di putaran lebih sempit.

Baru-baru ini Lexus berhasil mengawinkan mesin siklus Atkinson dengan Otto secara brilian. Di saat berjalan konstan, mesin akan menjalankan pembakaran secara siklus Atkinson, begitu membutuhkan akselerasi kuat langsung berpindah ke siklus normal. Semuanya dicapai dengan mengubah puluhan komponen dari mesin konvensional.

Eco Mode
Hingga saat ini, cara berkendara memang memegang peranan penting dalam mengurangi konsumsi BBM. Tapi tidak sepenting di masa lalu lagi. Itu karena sekarang sudah banyak mobil yang menggunakan moda eco alias eco mode.

Tinggal memencet sebuah tombol, maka karakter mesin serta transmisi diubah oleh komputer untuk mengefisiensikan pemakaian BBM. Responsivitas dikurangi, serta perpindahan gigi dilakukan lebih cepat. Bahkan di beberapa mobil premium seperti Infiniti misalnya, eco mode sanggup mengintervensi injakan pedal gas dan melakukan sedikit perlawanan di kaki ketika injakan pedal kita dinilai terlalu dalam.


Coasting
Pengereman mesin alias engine brake memang berguna untuk mengurangi kinerja rem. Tapi setelah itu itu kita akan membutuhkan usaha untuk mengembalikan kecepatan semula.

Kini ada teknologi baru yang dinamai Coasting oleh BMW. Jadi saat kita melepas gas, hubungan mesin dengan roda diputus total, bagaikan kita menginjak kopling di mobil manual. Mobil pun meluncur lebih lancar tanpa kekurangan kecepatan drastis. Ini berguna saat berkendara di tol dan Anda bisa melepas gas lebih awal ketika hendak mengurangi laju. Tentu saja Coasting hanya berfungsi di mode eco ketika pengiritan BBM menjadi prioritas.

Tes Drive: Daihatsu Ayla Termurah

Postur mengotak membuat wajahnya tidak terlalu eye-catching. Meski begitu, desain bumper kokoh cukup untuk menunjukkan potensinya. Selain untuk membedakan dengan Toyota Agya sebagai saudara kembar.

Bodi minimalis tanpa banyak guratan. Pelek masih besi dan ditutup dop. Ke belakang, desain lampu membuat tampangnya lebih memikat. Pun dengan bentuk tubuh yang cukup pas dan enak dilihat.
 

Memang dimensinya hanya 3.600 x 1.600 x 1.520 mm (PxLxT). Tapi Daihatsu membuat ruang mesin menjadi kompak. Positifnya, kabin Ayla terbilang luas untuk sebuah city car. Belum lagi desain dasbor yang ringkas membuat kabin terasa lapang.

Desain dasbor minimalis. Audio single-DIN sudah dilengkapi koneksi USB dan AUX-IN. Panel instrumen tak kalah sederhana. Tanpa penunjuk putaran mesin dan hanya ada speedometer besar di tengah. Di bawahnya terdapat beberapa info penting. AC sudah terdapat di tipe ini.

Posisi duduk pengemudi cukup tinggi sehingga menyajikan visibilitas keluar memadai. Tetap nyaman dan memberikan posisi duduk yang pas. Dukungan power steering elektrik membuat manuver terasa mudah. Bersinergi dengan bodi kompak, Ayla sangat pas untuk kaum hawa.

Sayang konsol boksnya kerendahan. Cukup sulit ketika akan menjangkau cup holder di depan. ketiadaan pegangan tangan di atap menyulitkan saat mobil manuver cepat. Tuas transmisi panjang menjaga pengemudi agar tetap mudah menjangkaunya.

Kabin belakang Ayla terasa sangat luas. Selain karena dimensi kabin, menipisnya sandaran bangku menyumbang kesan lapang. Termasuk pula alas jok belakang yang panjangnya dikurangi. Sedikit rendah, tapi tetap nyaman ketika diduduki. Bagasi Ayla juga termasuk sangat lega di kelasnya.

Mesin 998 cc 3-silinder Ayla bertenaga 65 dk di 6.000 rpm dan torsi 88 Nm di 3.600 rpm. Sebagai penerus tenaga digunakan transmisi matik 4-speed.

Suara mesin terdengar cukup jelas di kabin. Termasuk desingan khas mesin 3-silinder. Respons mesin di putaran bawah terasa memadai untuk mobil seberat 765 kg. Ditambah rasio final gear 4,485, Ayla terasa pas saat kondisi ‘stop and go’.

Hal tersebut tercermin dari figur akselerasi Ayla. Si mungil ini sanggup menuntaskan akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam tempo 16,53 detik. Akselerasi di kecepatan menengahnya juga cukup memadai. Ayla terasa menyenangkan di jalan dalam kota.

Keunggulan tersebut berkorelasi positif dengan konsumsi BBM dalam kota. Memang, teknologi mesin dan transmisinya masih konvensional. Tapi ia sanggup mencatat konsumsi BBM dalam kota 13,5 km/l.

Di rute tol, mengandalkan mesin 3-silinder dengan kapasitas kecil, membuatnya kesulitan saat cruising. Walau tanpa takometer, kami merasa putaran mesinnya di kecepatan 100 km/jam cukup tinggi. Ia pun hanya mencatat konsumsi BBM 18,5 km/l di tol.
 


Ayunan suspensi Ayla juga cukup empuk. Wheelbase 2.450 mm membantu meningkatkan kenyamanan. Sayang, bobot mobil ringan membuatnya menimbulkan kegaduhan saat melewati speed trap.

Sementara untuk pengendalian, jangan terlalu berharap banyak darinya. Potensi limbung mudah terdeteksi. Penggunaan ban 155/80 R13 kian membatasi kelincahannya di jalan.

Namanya juga model paling ekonomis, fitur Ayla tipe M terbilang ‘sangat pas’. Power window sudah ada. Tapi spion samping tanpa pengatur elektrik. Tidak ada foglamp atau sensor parkir.

Periksa Bagian Ini Saat Membeli Mobil Baru

Di awal tahun ini Anda ingin membeli mobil baru untuk mengganti mobil yang lama. Jangan lupa periksa bagian ini saat serah terima mobil baru Anda.
   

Cek Bodi Mobil
Perhatikan kondisi seluruh bodi mobil. Cermati ada baret atau kerusakan cat lainnya. Ada tidak ada cacat yang terlewat, sebaiknya pengecekan dilakukan di tempat yang terang. Bila ditemukan ada cacat, Anda berhak untuk meminta unit pengganti lain.

Periksa Kabin
Kabin mobil baru umumnya ditutupi sarung plastik. Ini bukan berarti jok atau panel pintu bebas dari cacat. Minta tolong dealer buka untuk melihat kondisi komponen. Bila ada kerusakan segera minta penggantian komponen.

Periksa Dokumen
Kecuali BPKB dan faktur, Anda akan mendapat sejumlah dokumen. Utamanya STNK, periksa data yang tertera di sana. Mulai dari nama, alamat, nomor rangka, dan nomor mesin. Bila ada kesalahan minta dealer untuk perbaiki.

Buku Panduan Pemilik & Buku Servis
Buku ini mesti ada di mobil. Ia akan membantu Anda memahami fitur-fitur yang ada di mobil. Sementara buku servis untuk melakukan perawatan berkala di bengkel resmi.

Tool Kit
Anda akan dibekali tool kit standar. Periksa keberadaannya dan apakah alat yang diberikan sesuai dengan pabrikan.

Tes Mobil
Sebelum serah terima, lakukan test drive singkat dulu. Pastikan tak ada bunyi-bunyi tak wajar atau aneh dari mesin dan suspensi. Periksa indikator di dasbor dan nyalakan AC serta head unit.

Mobil-Mobil Jenis Ini Paling Sedikit Mengalami Masalah

Ketika membeli dan akhirnya menggunakan mobil baru, mobil berjenis apa yang paling sering mengalami masalah di Indonesia? Jawabannya adalah mobil berjenis Van, sementara mobil berjenis MPV dan SUV paling sedikit mengalami masalah. 

Setidaknya, itulah hasil laporan dari Indonesia Initial Quality Study (IQS) yang digelar JD Power Asia Pasifik. Dalam siaran persnya, pemilik MPV dan SUV paling sedikit mengalami masalah dengan kendaraannya, sementara pemilik kendaraan van mengalami paling banyak masalah. 

Di antara berbagai sistim kendaraan yang dievaluasi dalam studi ini, masalah terkait pengalaman berkendara merupakan masalah yang paling banyak disampaikan, diikuti oleh masalah dengan mesin dan transmisi. 

Pada tingkat gejala masalah yang lebih spesifik, rem bergetar adalah masalah yang paling banyak dikeluhkan, diikuti oleh rem yang berisik. 

Sepertiga (33%) pemilik yang tidak memiliki masalah dengan kendaraan barunya mengatakan bahwa mereka akan merekomendasikan model kendaraannya kepada keluarga dan teman, sementara hanya 20 persen pemilik yang mengalami dua atau lebih masalah mengatakan akan merekomendasikan model kendaraannya. 

Hal yang sama juga terlihat dalam hal rekomendasi merek kendaraan. Lebih dari dua per tiga (68%) pemilik mengatakan bahwa kendaraan yang dibelinya merupakan kendaraan pertama mereka. 

Dengan mempertimbangkan bahwa kebanyakan pemilik kendaraan di Indonesia baru pertama kalinya membeli kendaraan baru, rekomendasi dari mulut ke mulut menjadi faktor penting yang berpengaruh dalam proses pembelian. 

Merek-merek yang dapat membuat kendaraan berkualitas tinggi yang melebihi harapan konsumen dapat memetik keuntungan dari rekomendasi positif dari pemilik kendaraan yang puas.

Inilah Merek Mobil Terlaris di Indonesia 2014

Pada tahun 2014 ini ada tiga produsen yang menguasai pasar mobil Indonesia. Dari data yang dirilis Gaikindo, penjualan mobil tahun 2014 mencapai 1.208.109 unit. 

Toyota kembali menjadi penguasa pasar dengan total penjualan 399 ribu pada Januari-Desember dengan Toyota Avanza sebagai produk andalannya.
   

Dengan pencapaian tersebut, Toyota merebut market share 33 persen dari total penjualan. Namun jika dibandingkan pada 2013, angka penjualan Toyota mengalami penurunan 35 ribu unit dengan market share yang tidak terlampau jauh.

Posisi kedua ditempati merek Daihatsu dengan market share 15,3 persen. Total penjualan yang diraih Daihatsu mencapai 185 ribu unit. Sedangkan merek terlaris ketiga adalah Honda yang berhasil menjual 159 ribu mobil atau meraup market share 13 persen.

Urutan keempat dan kelima ditempati Suzuki dan Mitsubishi, masing-masing menjual 154 ribu unit (12 persen) dan 141 ribu unit (11 persen).

Test Drive Mitsubishi Delica

Mitsubishi baru saja meluncurkan Delica di IIMS 2014. Delica sendiri merupakan singkatan dari Delivery Car. Artinya, mobil ini mampu mengantarkan penumpangnya ke beragam lokasi terpencil sekali pun. Dengan kata lain, mobil keluarga ini memiliki daya jelajah yang mumpuni layaknya sebuah SUV.

Tak heran bila Delica memiliki ground clearance hingga 190 mm. Apalagi di negara asalnya, Jepang, Delica menyediakan pilihan penggerak 4 roda, meski tipe ini tidak akan masuk untuk pasar Indonesia.
   

Layaknya sebuah mobil keluarga, Delica pun menawarkan beragam kepraktisan tingkat tinggi di dalamnya. Dari akses masuk penumpang saja, dua pintu geser elektris telah tersedia untuk kemudahan. Lalu seluruh bangku dapat dimaju-mundurkan untuk memberi fleksibilitas optimal untuk mengatur legroom yang diinginkan, hingga baris ketiga sekalipun.

Begitu pula dengan atap yang tinggi. Headroom pun langsung tercipta sehingga penumpang kian merasa lapang. Satu yang unik adalah Delica memang dirancang untuk keluarga yang senang berpetua­lang. Di atap bangku baris ke­dua tersedia 4 buah pengait untuk menempatkan cargo net sebagai tempat menyimpan barang layaknya disebuah tenda. Hal serupa juga tersedia di pintu belakang, meski untuk menggunakannya pintu perlu dibuka.

Luasnya interior tentu perlu didukung dengan sistem AC yang optimal. Mitsubishi pun telah menyematkan AC Climate control dengan double blower untuk baris ketiga. Alhasil, kesejukan kabin pun akan selalu terjaga diberagam kondisi cuaca.

Untuk tenaga penggerak sendiri, Mitsubishi mengandalkan mesin berkapasitas 1.998 cc 4-silinder bertenaga 150 dk yang dipadu dengan transmisi tanpa roda gigi alias CVT. Asyiknya, engineer tetap menyematkan paddle shift agar pengemudi serasa menggunakan transmisi manual dengan 6 percepatan.

Tak hanya itu, teknologi idle start-stop pun disematkan untuk mereduksi konsumsi BBM ketika mobil berhenti. Lalu hill start assist mampu menahan selama 3 detik agar mobil tidak mobil bergerak saat hendak melaju di jalan menanjak.

Tak cukup sampai disitu, rem cakram di keempat roda telah dilengkapi dengan teknologi ABS+EBD dan BA serta telah me­ngusung kontrol kestabilan. Plus 3 buah airbags tersedia di depan sebagai perlin­dungan tambahan. Alhasil, pengemudi kian merasa aman saat mengendarai mobil keluarga ini.

Panduan Membeli Mobil Hemat BBM

Semakin mahalnya harga BBM membuat calon pembeli mobil harus pintar dalam memilih mobil incarannya. Ada baiknya menyimak tips berikut sebelum memilih dan membeli mobil yang hemat BBM:
                              

Mobil keluaran baru cenderung lebih efisien dalam hal BBM daripada mobil-mobil yang lebih tua. Faktor utamanya adalah teknologi, pabrikan mobil selalu memikirkan bagaimana membuat mobil-mobil mereka lebih irit BBM untuk memikat konsumen dengan pengembangan teknologi yang dilakukan secara kontinyu.

Pada umumnya semakin besar ukuran kendaraan, semakin besar kapasitas mesinnya dan semakin besar pula konsumsi bahan bakarnya. Jadi, jika Anda tidak terlalu membutuhkan banyak ruang, fitur, atau kapasitas penumpang yang lebih banyak dari mobil Anda, pilihlah mobil yang berukuran kecil. Pengeluaran Anda dari BBM bakal akan terasa lebih hemat dalam jangka panjang.

Transmisi manual umumnya lebih efisien bahan bakar daripada otomatis. Jika digunakan dengan benar, mobil bertransmisi manual dapat lebih hemat BBM hingga 5-10 persen dibandingkan dengan mobil bertransmisi otomatis.

Namun, jika Anda lebih menyukai mobil bertransmisi otomatis, transmisi otomatis 4 percepatan ternyata lebih irit BBM 3-5 persen daripada 3 percepatan dan transmisi otomatis 5 percepatan lebih irit BBM 3 persen dari 4 percepatan. Kesimpulannya adalah, lebih banyak gigi pada transmisi otomatis berarti lebih irit BBM.  

Mobil yang memiliki fitur lebih banyak cenderung lebih boros bahan bakar, karena menambah bobot dari mobil. Penambahan alarm, AC, rak atap, konsol tengah, perangkat hiburan seperti audio dan televisi, dan opsi-opsi lainnya akan sangat berpengaruh terhadap konsumsi BBM dari mobil.

Perhatikan juga soal sisi eksterior seperti velg, knalpot,  body kit, wing, atau spoiler belakang, rak atas, tanduk atau pelindung tabrakan, dan lainnya. Fitur ini bukan hanya akan membuat kendaraan Anda lebih berat, tetapi juga akan menguras kekuatan tambahan dari mesin yang berarti mobil Anda bakal lebih boros BBM.

Land Rover Luncurkan Edisi Spesial

Menyambut ulang tahun Land Rover Defender yang ke-68, pabrikan tersebut luncurkan tiga Land Rover Defender edisi spesial. Tiga mobil yang diproduksi terbatas ini diberi nama Heritage, Adventure, dan Autobiography. Ketiga mobil ini menggunakan mesin diesel 2.200 cc.
      

Ini menandai akhir produksi Defender di Solihull dengan sebuah mobil edisi spesial, tapi itu tidak mungkin. Makanya dibuat 3 intrepertasi berbeda mengenai karakter defender.

Land Rover Defender Autobiography Edition menawarkan performa, kenyamanan, dan eksklusivitas. Ini berkat cat bodi duo-tone, kluit Windsor, dan tenaga yang didongkrak menjadi 147,8 dk.

Sementara itu Heritage Edition terinspirasi dari desain awal Land Rover yang dikombinasikan dengan kenyamanan modern. Cirinya adalah aplikasi kelir Grasmere Green, atap putih, grill klasik, dan grafis HUE 166 yang merupakan nomor registrasi pertama Land Rover.

Terakhir, Adventure Edition. Sesuai namanya, mobil ini menyasar konsumen yang suka aktivitas luar ruangan dan suka menjelajah ke mana saja. Makanya ia dibekali underbody protection, ban Goodyear MT/R tyres, decal unik, dan kabin dengan balutan kulit asli.

Tes Performa: Mu-X vs Pajero Sport vs Fortuner

SUV menjadi salah satu segmen ken­daraan yang cukup digemari saat ini oleh konsumen Tanah Air. Penampilan SUV yang yang gagah dan infrastruktur jalan di Indonesia menjadi salah satu alasan yang banyak dilontarkan oleh pemiliki SUV di Indonesia. 

Adanya peluang tersebut Isuzu MU-X pun hadir meramaikan pertarungan di kelas Big SUV dengan bermodalkan banyaknya fitur yang disajikan. Jelas hal ini dapat mengancam popularitas dari rival pendahulunya, yaitu Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport.
      
Dari tiga SUV tersebut tenaga Mitsubishi Pajero Sport Dakar yang mencapai 176 dk pada 4.000 rpm membuatnya lebih unggul dibanding dua pesaingnya. Tercatat akselerasinya dari 0-100 km/jam hanya 10,9 detik. Selisihnya cukup jauh dibandingkan rival terdekatnya, Toyota Fortuner 12,42 detik.

Dengan torsi maksimum sama-sama 350 Nm, Toyota Fortuner memang lebih irit dimana konsumsi BBMnya untuk dalam kota 11,8 km/liter sedangkan di tol 14,6 km/liter. Berbeda tipis dengan Mitsubishi Pajero Sport Dakar dengan catatan konsumsi BBM dalam kota 9,8 km/liter dan 13,2 km/liter di tol.

Bagaimana dengan Isuzu MU-X? Dari segi tenaga masih kalah dengan dua rivalnya. Hanya satu keunggulan dari produk andalan baru Isuzu ini, ialah keiritan BBM dibandingkan rivalnya. Tercatat saat di dalam kota konsumsi BBM-nya mencapai 14,3 km/ liter dan tol bisa mencapai 15,6 km/liter. Sayangnya, tenaga maksimumnya hanya 136 dk dan torsinya paling rendah yakni 320 Nm pada 2.800 rpm.

Inilah Fitur-Fitur Wajib di Mobil Modern

Teknologi sebuah mobil terus berkembang dari zaman ke zaman. Mungkin saat ini hampir semua teknologi impian di sebuah mobil sudah hadir. Namun, masih ada juga mobil-mobil modern yang masih menggunakan teknologi lama, seperti masih menggunakan kunci kontak.

Apa pun perkembangan teknologi di sebuah mobil, berikut ini adalah fitur-fitur yang wajib ada di setiap mobil modern:

Bluetooth
Bagi Anda yang selalu sibuk dengan telepon, fitur Bluetooth merupakan hal akan sangat membantu Anda ketika harus menelepon sambil mengemudi.

Dan, rasa-rasanya hampir setiap orang yang menggunakan mobil setiap hari pernah menerima telepon ketika mengemudi.

Dengan adanya fitur Bluetooth, Anda tak perlu repot lagi melepas tangan dari kemudi mobil. Mengemudi pun tetap aman berkat Bluetooth ini.

Lampu Otomatis
Mungkin Anda merasa bahwa fitur lampu depan otomatis ini adalah hal yang kurang begitu penting. Namun, bagi pengemudi yang sering lupa menyalakan lampu, ini adalah fitur yang penting.

Selain berfungsi menyalakan lampu secara otomatis ketika hari sudah gelap, fitur ini juga berfungsi untuk mematikan lampu.

Pernahkah Anda meninggalkan mobil dalam keadaan lampu masih menyala, dan ternyata aki mobil kehabisan listrik karena lampu yang terus menyala tersebut? Fitur ini akan memperbaiki hal tersebut untuk Anda.

USB Port
Lupakan kaset, CD, dan radio. Ini saatnya Anda mendengarkan musik melalui flash disc. Karena itu, dibutuhkan sebuah konektor berupa USB. Selain untuk mencolokkan flash disc, UBS Port juga berguna untuk mengisi daya baterai telepon genggam Anda.


Kontrol di Kemudi
Ini merupakan salah satu fitur yang wajib ada di sebuah mobil karena akan memudahkan hidup setiap pengemudi.

Dengan adanya fitur kontrol di setir, Anda dapat mengangkat telepon, mengatur volume musik, mengganti lagu, atau mengatur spion dengan sangat mudah.

Jika melihat zaman dahulu ketika harus menurunkan kaca terlebih dahulu untuk mengatur posisi spion, tentu ini adalah teknologi yang sangat membantu.

Tombol Menyalakan Mobil
Beberapa mobil modern sudah memiliki fitur ini di mobilnya, tapi masih banyak mobil yang menggunakan kunci kontak untuk menyalakan mobil.

Sudah saatnya mobil-mobil yang menggunakan kunci kontak untuk beralih menggunakan tombol untuk menyalakan mobil.

Dengan adanya fitur ini, Anda tak perlu lagi khawatir jika kunci mobil tertinggal atau hilang, atau yang lebih parah adalah kunci mobil tertinggal di dalam mobil yang kemudian mengunci secara otomatis.

Inilah Mobil-Mobil Bekas Terlaris di Indonesia

Setiap menjelang lebaran masyarakat banyak berburu mobil bekas. Beberapa faktor seperti kondisi, harga, kelengkapan dokumen kendaraan menjadi beberapa faktor penting yang perlu dicermati. Sebagai tambahan, Anda juga bisa mencari mobil bekas dengan melihat apakah ia laris atau tidak di bursa mobil bekas.


Proses mendapatkan mobil yang notabene laris di pasar mobkas tentunya berbanding terbalik dengan harganya. Lantaran banyak peminat, tentu harga pun akan ditahan atau malah “dimainkan” oleh penjual. Maka cermatlah dalam memilih serta pertimbangkan dengan matang, termasuk harga, sebelum melakukan pembelian.

Berikut ini mobil-mobil bekas terlaris di kelasnya  dengan usia 5 tahun.

Small Hatchback - Nissan March

Tahun : 2010-2012
Mesin : 1.198 cc 3 -silinder, 80 dk
Harga : Rp 100-125 juta

Mengandalkan mesin 1.200 cc berkonfigurasi 3 silinder merupakan generasi pertama March di Indonesia. Ia pun sangat diminati dalam kondisi bekas karena efisien mengolah BBM serta bodi yang kompak. Anda harus cermat berburu karena larisnya March, ia cepat sekali terjual di pasar mobil bekas.
 
Compact Hatchback - Honda Jazz

Tahun : 2010-2012
Mesin : 1.497 cc 4 -silinder, 120 dk
Harga : Rp 170-190 juta

Hatchback lansiran Honda ini memang sangat digemari. Desain eksteriornya menjadi salah satu daya tariknya dibanding rivalnya dan kerap dimodifikasi. Terlebih konsumsi BBM-nya juga hemat, diiringi dengan fun to drive, kabin lega dan mesin bertenaga 120 dk. Harganya pun relatif bertahan di pasar mobkas.
 
Low MPV - Toyota Avanza

Tahun : 2010-2011
Mesin : 1.298 cc 92 dk dan 1.496 cc 4 silinder, 109 dk
Harga : Rp 130-135 juta

Di kelas Low MPV, Avanza telah lama jadi primadona. Maklum, ia adalah pionir di kelas ini. Karenanya tak heran jika populasinya pun besar di pasar mobkas. Meski sudah muncul model pengganti, tapi tetap laris terjual dan harga jualnya tetap tinggi. Tak sulit untuk mendapatkannya di bursa mobkas. Terlebih tersedia pilihan mesin 1.300 cc dan 1.500 cc VVT-i.

Medium Hatchback - VW Golf GTi MkVI

Tahun: 2010-2012
Mesin: 1.984 cc 4 silinder turbo, 210 dk
Harga: Rp 400 - 525 juta

Hatchback buatan Jerman ini sangat diminati lantaran performanya. Tenaga mesin, transmisi DSG 7-speed, dan pengendaliannya membuatnya nikmat dikemudikan. Meski biaya perawatan tergolong tinggi, Perilaku pemilik mobil Eropa yang cenderung lebih apik membuat Golf dalam kondisi bekas umumnya tetap sehat. Walau unit terbatas, Anda bisa mencari Golf MkVI ini di gerai mobil bekas impor di bilangan Kelapa Gading, Jakarta Utara.
 
Small Sedan - Toyota Vios

Tahun: 2010-2013
Mesin: 1.500 cc, 4 silinder, 109 dk
Harga: Rp 135-170 juta

Vios generasi kedua ini terbukti laris di pasar mobil bekas. Harga jual kembali yang tetap tinggi dan banyaknya bengkel resmi, membuat kondisi mayoritas Vios bekas relatif tetap terjaga. Kabin lapang dan mesin hemat BBM menjadi salah satu faktor ia diminati. Generasi ketiga Vios juga sudah ada di pasar mobil bekas, tapi populasinya belum banyak.
 
Medium Sedan - Honda Civic 1.8 AT

Tahun : 2010-2011
Mesin : 1.799 cc 4 silinder, 140 dk
Harga : Rp 210-240 juta

Civic ini memiliki daya tarik utama pada desain eksterior yang menarik. Selain itu handling-nya yang tajam dan mesin 1.800 cc yang responsif ternyata masih mampu memberikan konsumsi BBM yang efisien. Itulah faktor yang membuatnya paling diminati di kelasnya. Namun jika Anda ingin performa mesin lebih, ada varian bermesin 2.000 cc dengan lebih banyak fitur. Tentunya harganya akan lebih mahal.

Big Sedan - Toyota Camry

Tahun: 2006 - 2009
Mesin: 2.400 cc 4 silinder, 167 dk, 3.500 cc V6, 277 dk
Harga: Rp 180 - 250 juta

Di kelas ini, Camry 2.400 cc lebih diincar karena kemewahan dan kenyamanannya yang sudah memadai walau tidak selengkap varian 3.5Q. Meski generasi penerusnya sudah ada di pasar mobil bekas, tapi Camry Gen 3 tetap diburu lantaran harganya yang juga lebih terjangkau. Cukup menarik lantaran taburan fiturnya tak berbeda jauh dengan model yang lebih muda.
 
High MPV - Nissan Serena (C24)

Tahun : 2010-2013
Mesin: 1.998 cc 4 silinder, 147 dk
Harga: Rp 195 - 310 juta

MPV Nissan ini memang mengutamakan faktor kenyamanan. Hal itu terlihat dari bantingan suspensi dan busa jok yang empuk. Selain kenyamanan, akomadasi menjadi daya tariknya. Seperti kabin lapang dengan sepasang captain seat serta pintu geser elektrik yang memudahkan akses. Meski cukup boros BBM, MPV ini banyak digunakan sebagai mobil kedua, dan dealer Nissan memperhatikan para pemilik Serena untuk perawatan berkala membuat kebanyakan mobil ini tetap sehat meskipun dalam kondisi bekas.

Big SUV - Toyota Fortuner

Tahun : 2010-2012
Mesin: 2.494 cc 4-silinder diesel turbo, 144 dk
Harga: Rp 300 - 400 juta

Di kelas Big SUV, Toyota Fortuner masih menjadi mobkas yang paling diincar. Tapi memang Fortuner bermesin bensin tidak sepopular Fortuner bermesin diesel. Varian diesel masih yang terlaris. Tapi Fortuner bensin tetap menarik karena mesinnya halus, tampilan gagah dan memiliki pilihan penggerak 4x4. Populasinya cukup besar di pasar mobkas dan resale value-nya juga terjaga.

Medium SUV - Honda CR-V

Tahun : 2010-2012
Mesin: 2.000 cc 4-silinder, 2.400 cc 4-silinder
Harga: Rp 250-300juta

Meski model terkini telah masuk ke pasar mobil bekas, tapi CR-V ini lebih diminati. Desainnya yang memang sangat matang sebagai SUV yang elegan. Adanya pilihan 2 mesin, 2.000 cc dan 2.400 cc juga memperbesar minat pembeli. Selain soal desain eksterior, kabinnya juga lega dan asyik dikemudikan meski suspensinya cukup keras.
 
Double Cabin - Mitsubishi Strada Triton

Tahun : 2010-2011
Mesin: 2.477  cc 4-silinder
Harga: Rp 210-230 juta

Di kelas double cabin, Strada Triton sangat laris lantaran harga yang ditawarkannya lebih terjangkau dibanding rivalnya. Selain itu modelnya yang masih segar serupa dengan model yang masih diproduksi membuat resale value yang juga bertahan. Namun sebagai mobil pekerja, perhatikan betul kondisi kaki-kakinya jika Anda berminat meminang Triton.

Menunggu Hadirnya "Jeep Murah" di Indonesia

Varian Jeep yang berharga paling murah yakni Renegade, tahun depan diperkirakan hadir di jalanan di Indonesia. Mobil ini akan menjadi senjata ampuh produsen Amerika itu untuk menyaingi produsen mobil Jepang di Indonesia.
 

The all-new Jeep Renegade akan memperluas platform mobil SUV Jeep, terutama SUV kecil yang tengah digemari di Indonesia dan juga di dunia.

Sementara untuk jantung pacunya, masih belum dipastikan hanya saja dikabarkan akan menggendong mesin multiair bensin, 2 unit diesel Multijet II dan mesin E.torQ Flex-fuel yang digabungkan ke 2 gearbox manual dan 9 percepatan otomatis.

Di bagian kabinnya akan tersedia sistem hiburan Uconnect dengan 5 atau 6,5 inci yang dilengkapi dengan Bluetooth, DAB dan radio HD serta USB dan AUX.

Nantinya, produksi Jeep Renegade ini akan dilakukan di Malfi, Italia dimana Fiat juga akan memproduksi sendiri model 500X. Dan untuk masalah harga juga belum bisa dipastikan yang jelas, Renegade ini merupakan model entry-level Jeep.

smart fortwo Brabus, "City Car" Rasa "Sport Car"


Buat anda yang menginginkan mobil "city car" untuk meliuk di kepadatan arus lalu lintas, hemat bahan bakar, memiliki faktor keamanan tinggi serta melaju seperti mobil sport. Sambutlah smart fortwo BRABUS, hasil kreasi rumah modifikasi khusus produk Mercedes-Benz yang sempat menjadi bintang pada IIMS lalu. 

Mobil ini diklaim memiliki seluruh keunggulan smart fortwo standar, termasuk konsumsi bbm yang irit, tapi mampu melaju layaknya mobil performa tinggi. Sedari awal smart fortwo tidak dirancang untuk kebut-kebutan. Kepraktisan serta kelincahanlah yang menjadi daya tarik utama.

Lalu apa jadinya bila mobil berbobot tak sampai 800 kg ini dipacu oleh mesin sekuat 102 dk? Artinya ia memiliki power to weight ratio  lebih besar ketimbang Volkswagen Golf TSI atau bahkan Mercedes-Benz SLK 200 Kompressor.

Hasilnya mencengangkan. Meskipun ditemani transmisi dengan respons lambat seperti pada smart fortwo standar, BRABUS hanya butuh 9,2 detik untuk menuntaskan 0-100 km/jam. Injak gas terus, dan dalam 16,6 detik mobil ini mampu menyelesaikan lintasan drag race  sepanjang 402 meter. Dan bila tak dibatasi secara elektronik, si mungil ini mampu menembus nyaris 200 km/jam.

Sejak 2.000 rpm, entakan turbo terasa sangat kuat. Bahkan ban lebar berukuran 225 mm di belakang harus berjuang keras mencari traksi. Figur akselerasi tadi terasa istimewa mengingat terjadi di sebuah smart fortwo nan mungil.

Hebatnya lagi, figur konsumsi bbm-nya masih cukup baik dengan 14 km/liter untuk rute kombinasi. Sayangnya, smart fortwo BRABUS mensyaratkan bensin oktan 98 untuk mesin ini, dan itu tak tersedia di Indonesia. Alhasil, saat berakselerasi keras selalu terdengar gejala detonasi.

Untuk kaki-kaki, BRABUS juga menyematkan suspensi sport yang lebih keras dan rendah 10 mm dibanding versi normal. Memang betul kestabilannya meningkat, tapi efek negatifnya sungguh menyiksa. Melewati rangkaian sleeper lines  di jalan tol saja, mobil akan berguncang keras.

Dari segi aksesori, sejumlah komponen berlabel BRABUS ditempatkan pada interior seperti tuas transmisi, rem parkir, dan panel instrumen. Sedangkan di luar ada pada pelek, bumper, dan knalpot. Jajaran lampu LED di depan juga menjadi pembeda versi ini.

Dengan harga Rp 359 juta off-the-road,  smart fortwo BRABUS bukan mobil murah, dan mungkin hanya diminati oleh kolektor. Tapi sungguh mengagumkan melihat bagaimana teknologi Jerman bisa membuat sebuah city car  yang dapat mempermalukan sebuah mobil sport.

Inilah Mobil Honda Terbaru yang Segera Meluncur

PT Honda Prospect Motor (HPM) bakal meluncurkan satu produk baru terbarunya, setelah sebelumnya meluncurkan Honda Mobilio. Mobil yang dipilih adalah Honda City terbaru. Sedan kompak Honda generasi teranyar ini sedikit mengalami penyegaran baik dari sisi tampilan maupun fitur-fitur yang diusungnya.


Menggunakan konsep "Exciting H Design" seperti yang diterapkan pada All New Jazz. Penampilan Honda City berubah baik dari bagian depan, sisi, belakang, hingga aplikasi antena model sirip hiu.

Kabin juga dibuat lebih lapang berkat konsep "Man Maximum, Machine Minimum". Sementara dari segi mesin, masih mempercayakan kapasitas 1.500 cc dengan teknologi SOHC i-VTEC yang mampu mengeluarkan tenaga 119 dk pada 6.600 rpm dengan torsi puncak 145 Nm/4.600 rpm.

Jantung tenaga ini dipasangkan dengan transmisi CVT yang  rasio giginya ditingkatkan dan memakai G-Design Shift. Tujuannya untuk menyuguhkan efisiensi BBM tanpa mengorbankan performa.

Honda City terbaru ini juga dibekali sejumlah fitur baru. Ada monitor layar sentuh 7 inci, AC otomatis dengan kontrol berbentuk touch panel, One-Push Ignition System, Honda Smart Key System, Multi-function Steering Wheel, Paddle Shift, dan Cruise Control.

Mobil-Mobil Tangguh yang Mampu Tembus Banjir

Sejumlah wilayah di tanah air sering terendam banjir bahkan ada yang ketinggian airnya mencapai 3 meter. Jika sudah seperti ini, akses transportasi di wilayah yang terkena banjir pun menjadi sulit. Tapi masih ada kendaraan khususnya mobil yang tangguh untuk digunakan menembus banjir.

Ketinggian air 60 sampai 90 cm masih tetap bisa dilewati oleh mobil-mobil di bawah ini. Sudah pasti mobil tersebut memiliki ground clearance yang tinggi. Berikut ini adalah mobil-mobil tangguh di kala banjir tersebut :

1. Ford Ranger
  
Ford Ranger tangguh menerabas banjir karena memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Ford Ranger memiliki ground clearance 232 mm. Dilahirkan sebagai mobil segala medan, Ford Ranger pun menunjukkan kelasnya.

Pabrikan mobil Amerika ini mengklaim kalau Ford Ranger masih mampu berjalan dengan santai meski berada di dalam air dengan ketinggian hampir 1 meter.

Untuk mendapat kemampuan berjalan di air tersebut, para insinyur Ford, merancang ulang desain dan posisi beberapa komponen kunci terutama air intake yang akhirnya mereka tempatkan di atas spatbor sebelah kanan sehingga diharapkan masih akan berada di atas garis air ketika Ford Ranger masuk ke kubangan banjir.

Jantung pacunya dipersenjatai mesin diesel lima silinder Duratorq TDCi 3.2 liter baru Ranger memimpin di depan dengan torsi 470 Nm dan tenaga 147 kW yang besar. Konsumsi bahan bakarnya dalam combined cycle merupakan salah satu pemimpin di kelasnya, mulai dari 8,4 L/100 km pada varian 4x2 sampai 9,6 L/100 km pada model Wildtrak 4x4 teratas.

Bagi mereka yang menginginkan mesin dengan volume yang lebih kecil, mesin diesel empat silinder Duratorq TDCi 2.2 liter baru menghasilkan output torsi puncak 375 Nm dan output tenaga 110 kW. Saat dipasangkan ke Single Cab 4x2, mesin 2.2 liter hanya mengonsumsi 7,6 L/100 km dalam combined cycle3, yang menjadikan mesin ini salah satu yang paling hemat bahan bakar di segmennya.

2. Toyota Fortuner
 
Toyota Fortuner merupakan salah satu SUV yang mampu mempertahankan jati dirinya sebagai sebuah Sport Utility Vehicle. Memiliki rangka chasis, dan berpenggerak roda belakang tidak serta merta menahan laju Toyota Fortuner dalam dominasinya di segmen high SUV.

Mobil ini memiliki ground clearance yang cukup tinggi yakni 220 mm sehingga sangat tangguh digunakan untuk menerabas banjir yang ketinggiannya berkisar 60 sampai 80 cm.

3. Mitsubishi Pajero Sport
  
Mitsubishi Pajero Sport salah satu mobil yang tangguh menerabas banjir di jalanan Jakarta. SUV ini memiliki ground clearance 215 mm sehingga saat melewati genangan air yang cukup tinggi masih bisa dilaluinya.

Sektor jantung pacunya, Pajero Sport ini dibekali mesin Diesel DI-D 2.5 L DOHC 16-Valve Coomon Rail Turbocharged and Intercooled yang mampu menyemburkan tenaga hingga 136 PS di 3.500 rpm.

4. Mazda BT 50
 
Pikap double cabin andalan Mazda yakni BT 50 juga merupakan mobil tangguh yang siap menerjang banjir di jalanan. Pikap ini memiliki ground clearance 237 mm.

Ketika menerabas banjir dengan ketinggian 50 sampai 80 cm, mobil ini dibekali all-new engine lineup 2.2 low dan high power common-rail turbo diesel engine yang dikolaborasikan dengan 5 sampai 6 kecepatan untuk transmisi manual dan 6 kecepatan untuk tranmisi otomatis masih terasa lambat atau kurang responsif.