Showing posts with label daihatsu. Show all posts
Showing posts with label daihatsu. Show all posts

Inilah Rahasia Pembuatan Mobil Murah

Secara garis besar, mobil terbagi dalam 3 bagian, yakni mesin, bodi, dan interior. Dari situlah dilakukan pengembangan-pengembangan.

Mesin
Biaya terbesar pengembangan mobil adalah mesin. Makanya Daihatsu melakukan banyak inovasi pada mesin berkode 1KR-DE ini. Salah satunya adalah dengan menyatukan exhaust manifold dalam kepala silinder. Catalytic converter (CC) dibuat lebih kecil dan posisinya lebih dekat ke mesin, sehingga tidak memerlukan pemanas agar dapat mencapai suhu kerja.    

Filter oli Ayla disatukan dengan blok silinder. Selain itu, material rumah penampung oli diganti dari aluminium menjadi pelat biasa. Biaya permesinan pelat besi lebih murah dari aluminium. Itupun dengan kekuatan menahan benturan lebih baik.
 
Tutup kepala silinder Ayla diganti dari besi menjadi plastik PVC. Termasuk jumlah baut pengikat kepala dan blok silinder dikurangi dari 15 buah menjadi 13 buah. Tentu dengan tetap memperhitungkan kualitas.

Kecuali Honda Brio Satya, se­­mua produk LCGC tanpa tek­no­logi katup variabel. Obyektif utamanya adalah menekan bia­ya produksi. Positifnya, mesin men­jadi lebih kompak, ringan, dan efektif dalam menghasilkan tenaga.

Pendekatan pada mesin bisa berbeda antar pabrikan. Seperti Datsun GO dan GO+ yang menggunakan mesin Nissan March. Namun cost reduction tidak bisa lepas dari parameter utama, yaitu tenaga, torsi, noise vibration harsh (NVH), dan konsumsi BBM.

Bodi
Toyota-Daihatsu Agya-Ayla mengaplikasikan material High Tensile Strong Steel Sheet sebagai panel bodi. Bahan ini lebih ringan 40% dari baja biasa dan lebih ta­han karat. Makanya, proses anti karat juga dapat dikurangi.

Profil bodi dibuat lebih minimalis dan tanpa guratan tajam. Upaya tersebut membuat proses permesinan menjadi lebih simpel dan cepat. Cost untuk tools dan produksi dapat dihemat.

Bodi termasuk kaki-kaki tidak mendapatkan banyak sentuhan karena berkaitan dengan safety. Makanya teknologi bodi GOA ala Toyota masih diterapkan. Sedikit sentuhan ada di power steering elektrik yang hemat komponen mekanis ketimbang hidraulis. Ter­masuk wiper tunggal pada GO.

Interior
Hal terpenting yang harus dipenuhi adalah kebutuhan dasar pemilik mobil. Salah satu pendekatan APM adalah dengan mengeluarkan model basic dengan fitur ‘secukupnya’.

Daihatsu Ayla tipe D paling irit karena tanpa foglamp, power steering, power window, audio, dan AC. Sementara Datsun GO hanya menyediakan dongle untuk koneksi dengan gadget. GO juga tidak dilengkapi kunci bagasi. Ketiganya menggunakan pelek besi dan rumah spion hitam. Bahkan Ayla dan Suzuki Karimun Wagon R bumpernya dicat hitam.

Panel pintu juga dibuat ringkas tanpa banyak lekukan. Mirip mobil di era 1980-1990an. Bahan plastik mendominasi kabin. Sementara dasbor dipangkas jarak­nya dari kaca depan. Keuntungan lainnya, kabin terasa lega.

Anda melihat instrumen digital lebih canggih ketimbang analog? Jawabannya bisa ya. Tapi panel instrumen digital juga mampu menekan biaya produksi karena mengurangi komponen mekanis. Makanya, selain kecepatan dan putaran mesin, info lain dibuat digital.

Jangan remehkan biaya pro­duksi bangku mobil. Karena selain kenyamanan, kepraktisan, dan estetika, faktor safety memegang peran sangat penting dalam proses pembuatan jok.
Meski mobil LCGC bahan bangkunya terlihat biasa saja, tapi sudah melalui tahap peng­ujian terhadap goresan, api, dan air.

Upaya mengurangi biaya produksi dilakukan pada desain bangku yang cenderung rata, baik pada alas ataupun sandar­an. Penggunaan busa berkurang dan proses pembuatan kian ringkas.

Mengenal "Smart Assist" Teknologi Terbaru dari Daihatsu

Teknologi canggih ini dirancang untuk membantu pengemudi agar terhindar dari kecelakaan yang mungkin saja terjadi akibat mengantuk atau pada saat hilangnya konsentrasi. Daihatsu menamakannya dengan sebutan Smart Assist (SA).

Smart Assist berguna mencegah terjadinya tabrakan yang bekerja efektif pada saat mobil melaju di kecepatan rendah, sekitar 10-20 km/jam. Sensor sonar yang terpasang pada bumper depan mobil akan membaca mobil yang berada 20 meter di depannya. 

Bila mobil di depan berhenti, SA secara otomatis mereduksi kecepatan mobil Teknologi  Smart Assist ini juga bermanfaat pada saat kita berhenti di lampu merah.

Soalnya, jika mobil di depan sudah tapi mobil kita masih diam, maka alarm akan berbunyi untuk mengingatkan pengemudi agar segera jalan.

Teknologi SA sudah dipasang di Daihatsu Move Custom dan Daihatsu Move pada tahun 2012. SA juga akan dipasang di model lainnya. Daihatsu ingin menunjukan bahwa mobil dengan harga relatif murah, bukan berarti mengabaikan fitur keselamatan.