Showing posts with label mobil hibrida. Show all posts
Showing posts with label mobil hibrida. Show all posts

Mobil Hybrid dari KIA Siap Masuk Indonesia

Pabrikan mobil KIA berencana hadirkan mobil hybrid pertamanya di Indonesia, mobil tersebut adalah KIA Optima Hybrid. Mobil ini bertema Eco Dynamic karena lebih sedikit mempergunakan bahan bakar. Mesin yang menggunakan teknologi tinggi menjadikan penggunaan bahan bakar menjadi lebih sedikit. 

Optima Hybrid mempunyai desain eksterior yang baik. Gril besar khas KIA dengan sentuhan krom dan lampu depan projector membuat mobil ini terlihat mewah. Bumper depan terlihat sporty dengan adanya lekukan di ujungnya.

Pada sepatbor depan terdapat fin yang membuat mobil ini terlihat seksi. Di buritan belakang, spoiler di bagasi semakin menambahkan kesan sporty.

Lampu belakang yang berbentuk trapesium serta lampu reflector di bemper belakang membuat mobil ini terlihat seperti sedan mewah pabrikan Jerman.

Saat masuk ke dalam mobil ini, aura mewah terasa kental. Jok berlapis kulit berwarna beige serta panoramic roof menjadi fitur standartnya.

Steer multifunction palang tiga dapat mengoperasikan head unit yang menjadi satu dengan dasbor. Posisi duduknya juga cukup ergonomis.

Di kabin belakang, leg room cukup luas. AC juga terdapat konsol tengah untuk menghembuskan udara ke kabin belakang.

Pada bagian mesin, mobil yang dikembangkan di Amerika Serikat ini memberikan inovasi kinerja hybrid dengan tingkat efisiensi bahan bakar yang maksimal.

Sedan ini menggunakan sistem full parallel hybrid yang menghasilkan perpaduan performa tinggi. Menurut data klaim dari KIA, Optima Hybrid mampu bergerak dari 0-100 km/jam dalam waktu 9,2 detik dan kecepatan maksimal 195 km/jam.

Namun tetap ekonomis yakni lebih hemat hingga 40,7% daripada Optima biasa. KIA Optima Hybrid menggunakan dua sumber penggerak mesin dimana adalah perpaduan mesin bensin 2.4 liter Theta II dan motor elektrik baterai Hi Voltage (Lithium Polymer).

Untuk Hindari Kecelakaan Mobil Listrik Diwajibkan Keluarkan Suara



NHTSA atau Lembaga Keselamatan Jalan Raya dan Lalu Lintas Amerika Serikat mengajukan regulasi baru, setiap mobil listrik dan hibrida wajib mengeluarkan suara. Alasannya, meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan lain atau menghindari kecelakaan. 

Usulan ini untuk melindungi pejalan kaki dan pesepeda. NHTSA menyatakan, dengan mendesain kendaraan yang bisa mengeluarkan suara pada kecepatan rendah -  di bawah 18 mph (28,9 kph) - dapat menghindari kecelakaan yang setiap tahunnya mencapai 2.800 orang.

Untuk itu, setiap kendaraan harus mengeluarkan dana tambahan 30 dollar AS (Rp 291.000) buat speaker atau total 23 juta dollar (Rp 223,1 miliar) jika peraturan mulai diberlakukan pada 2016 (sesuai dengan jumlah mobil listrik dan hibrida). Setiap merek bisa mendesain suara sendiri. Terpernting, suara tersebut bisa meningkatkan kewaspadaan pejalan kaki, pesepeda dan pengguna jalan lain.

Beberapa merek di AS sudah menambahkan suara pada mobil listrik dan hibridanya. General Motors misalnya, menambahkan suara pada Chevrolet Volt 2013 yang dioperasikan dengan menekan tombol peringatan saat lampu sein menyala dan berbelok. Hal yang sama juga dilakukan Nissan untuk Leaf.  Pada kecepatan  0-18 mph (0-28,9 kph) mobil mengeluarkan suara. Bedanya Nissan membuatnya otomatis, sehingga pengendara tidak repot. Toyota juga sudah menggunakan pada Prius yang berbunyi pada kecepatan di bawah 15 mph (24,1 kph), saat mobil mengandalkan baterai sebagai sumber energi atau mesinnya mati.